![]() |
| Karyawan PAM Bandarmasih mengantar Offilie Muda dalam prosesi pelepasan purna tugas penuh haru. |
MAKNALISA.COM, BANJARMASIN – Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi, Offilie Muda akhirnya resmi memasuki masa purna tugas dari PAM Bandarmasih.
Momen perpisahan tersebut dikemas dalam apel bersama yang berlangsung di halaman kantor utama, Senin (13/4) pagi, dengan suasana penuh haru dan apresiasi.
Direktur Utama, Zulbadi menegaskan bahwa kontribusi Offilie Muda tidak hanya sekadar panjangnya masa kerja, tetapi juga dampak nyata bagi perkembangan perusahaan.
Ia menyampaikan bahwa manajemen sangat menghargai dedikasi yang telah diberikan selama ini.
“Kita ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kontribusinya, sehingga perusahaan ini bisa tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Zulbadi dalam sambutannya.
Ia juga menambahkan bahwa perjalanan perusahaan yang dulunya mengalami kerugian hingga kini mampu meraih laba tidak lepas dari peran Offilie Muda.
"Berbagai program strategis yang berjalan dengan baik merupakan bagian dari kontribusi nyata yang telah ditorehkan selama masa pengabdian," lanjutnya.
Lebih lanjut, Zulbadi berharap nilai-nilai profesionalisme dan etos kerja yang telah ditunjukkan dapat menjadi teladan bagi seluruh karyawan.
"Saya menekankan pentingnya menjaga semangat kerja agar terus hidup di lingkungan perusahaan," tegasnya.
Sementara itu, Offilie Muda mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama kurang lebih 35 tahun dirinya bekerja.
Ia mengaku banyak kenangan yang membekas, terutama saat bertugas di departemen TRD yang telah dijalaninya lebih dari setengah masa kerja.
“Banyak kenangan indah selama bekerja di sini, baik siang maupun malam, panas maupun hujan, kita tetap bertugas demi memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tuturnya.
Ia juga menggambarkan kedekatan yang terjalin dengan rekan kerja di lapangan, yang menurutnya sudah seperti keluarga sendiri.
Dalam kesempatan tersebut, Offilie Muda turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan kerja apabila selama bertugas terdapat kesalahan.
“Dalam pergaulan pasti ada salah, baik disengaja maupun tidak. Saya mohon maaf, minta halal dan ridho atas semuanya,” ucapnya.
Meski memasuki masa purna tugas, ia menegaskan bahwa perpisahan ini bukanlah akhir dari kebersamaan. Kenangan selama bertugas akan tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Ia pun berharap PAM Bandarmasih dapat terus berkembang menjadi perusahaan yang lebih maju dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya berharap PAM Bandarmasih semakin sukses ke depan dan terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
